• KEJAKSAAN NEGERI JEMBRANA SIAP MELAYANI ANDA!
  • SELAMAT DATANG DI ZONA INTEGRITAS MENUJU WILAYAH BEBAS DARI KORUPSI (WBK) DAN WILAYAH BIROKRASI BERSIH DAN MELAYANI (WBBM) DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN NEGERI JEMBRANA
  • Selamat Datang di Website Resmi Kejaksaan Negeri Jembrana | Alamat kantor : Jl. Udayana No. 11 Negara - Bali | Telp. 0365-41164, Fax. 0365-41165 | Email : kjrnegara@yahoo.com | Email : infokejarijembrana@gmail.com

Baca Berita

Kasus Korupsi LPD Yehembang Kauh, Kejaksaan Negeri Jembrana Menahan Satu Tersangka

Oleh : | 02 Maret 2023 | Dibaca : 865 Pengunjung


Kasus Korupsi LPD Yehembang Kauh, Kejaksaan Negeri Jembrana Menahan Satu Tersangka
Pada hari Kamis, tanggal 02 Maret 2023, Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Jembrana telah melakukan penahanan terhadap Tersangka INP dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi terhadap pengelolaan Dana Perkreditan Desa (LPD) Yehembang Kauh Kec. Medoyo Kab. Jembrana, berdasarkan Surat Perintah Penahan Nomor: print-18/N.1.16/Fd.1/03/2023 tanggal 02 Maret 2023. Adapun alasan Jaksa Penyidik melakukan penahanan terhadap Tersangka INP berdasarkan alasan obyektif sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 21 ayat (4) KUHAP dan alasan subyektif sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 21 ayat (1) KUHAP dimana Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Jembrana memiliki kekhawatiran terhadap Tersangka INP bahwa Tersangka akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti Bahwa sebelumnya Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Jembrana telah melakukan penyidikan terhadap dugaan Tindak Pidana Korupsi terhadap pengelolaan Dana Perkreditan Desa (LPD) Yehembang Kauh pada bulan Oktober 2022 berdasarkan Surat Perintah Penyidik Nomor: PRINT-281/N.1.16/Fd.1/10/2022 tanggal 31 Oktober 2022 dan telah dilakukan Penetapan Tersangka berdasakan Surat Penetapan Tersangka (PIDSUS-18) Nomor : PRINT-125A/ N.1.16/Fd.1/01/2023 tanggal 10 Januari 2023 atas nama Tersangka INP. Bahwa dugaan Tindak Pidana Korupsi terhadap pengelolaan Dana Perkreditan Desa (LPD) Yehembang Kauh berawal pada bulan Mei 2021 terdapat 4 (empat) warga melaporkan kepada Pengawas Internal LPD Desa Adat Yehembang Kauh sehubungan dengan adanya nasabah LPD yang tidak bisa menarik tabungan dengan alasan tidak memiliki dana. Berdasarkan Rapat Desa Adat (Paruman) pada bulan Mei 2021 diputuskan untuk dilakukan audit terhadap LPD Desa Adat Yehembang Kauh oleh LPLPD, yang mana berdasarkan Surat perihal Potret Laporan Kinerja Keuangan LPD Desa Adat Yehembang Kauh Nomor: 26/ LPLPD.J/VII/2021 tertanggal 06 Juli 2021 dan Rekapitulasi Audit LPD Desa Pekraman/ Adat Yehembang Kauh, di temukan selisih dan berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan oleh Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Jembrana diperoleh fakta hukum bahwa Tersangka INP telah menggunakan uang kas LPD Desa Adat Yehembang Kauh untuk kepentingan pribadi. Bahwa Tersangka INP disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.


Oleh : | 02 Maret 2023 Dibaca : 865 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :